![]() |
| 4 Cara Memanfaatkan QRIS agar Pengeluaran Harian Lebih Hemat, Smart Spender Wajib Tahu |
PAKARINFO.CO.ID — Pembayaran digital kini semakin melekat dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Mulai dari membeli makanan, minuman, berbelanja kebutuhan harian, hingga membayar parkir, banyak transaksi kini dilakukan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Selain membuat proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis, penggunaan QRIS juga dinilai dapat membantu pengguna mengelola pengeluaran dengan lebih disiplin. Catatan transaksi yang tersimpan otomatis menjadi salah satu fitur yang mendukung kebiasaan mengatur keuangan secara lebih terencana.
"Data OVO menunjukkan, sebanyak 99 persen transaksi di merchant offline dilakukan menggunakan QRIS," kata Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank, Asep Haekal dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar transaksi tersebut berasal dari kebutuhan sehari-hari dengan nominal yang relatif kecil.
"Tercatat sekitar 42 persen transaksi makanan dan minuman melalui QRIS OVO memiliki nominal di bawah Rp 25.000," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pembayaran digital telah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat, khususnya untuk transaksi harian seperti membeli makanan, minuman, hingga membayar parkir.
Asep juga menilai pemanfaatan QRIS kini semakin luas dan tidak lagi identik dengan transaksi bernilai besar.
"QRIS kini bukan hanya digunakan untuk transaksi besar, tetapi juga semakin dekat dengan kebutuhan harian pengguna, termasuk transaksi bernilai kecil seperti membeli makanan, minuman, hingga membayar parkir," kata dia.
"Melalui QRIS OVO, kami ingin menghadirkan pengalaman pembayaran yang praktis, aman, dan relevan dengan kebiasaan masyarakat yang semakin cashless," lanjut Asep.
Ia mengingatkan bahwa meski nilai transaksi harian terlihat kecil, akumulasi pengeluaran untuk kopi, makanan, transportasi, maupun parkir dapat menjadi cukup besar apabila tidak dipantau dengan baik.
Karena itu, pembayaran digital sebaiknya dimanfaatkan bersamaan dengan kebiasaan mengatur keuangan secara lebih bijak.
"Karena itu, menjadi smart spender bukan berarti menghindari transaksi digital, melainkan memanfaatkannya dengan lebih bijak dan terencana," ujar dia.
Pembayaran lebih praktis tanpa uang tunai
Salah satu keunggulan QRIS adalah proses pembayaran yang sederhana dan efisien. Pengguna cukup memindai kode QR melalui aplikasi tanpa perlu menyiapkan uang pas atau menunggu uang kembalian.
Cara ini membuat transaksi berlangsung lebih cepat sekaligus mengurangi ketergantungan pada uang tunai, terutama saat melakukan pembayaran dengan nominal kecil.
Histori transaksi membantu mengontrol pengeluaran
Setiap pembayaran yang dilakukan melalui QRIS OVO akan tercatat secara otomatis di dalam aplikasi. Riwayat transaksi tersebut dapat dilihat kembali kapan saja sehingga memudahkan pengguna memantau arus pengeluaran.
Melalui catatan tersebut, pengguna dapat mengetahui pola belanja berdasarkan kategori kebutuhan, mulai dari makanan, transportasi, hiburan, hingga belanja harian.
"Misalnya, berapa banyak transaksi yang digunakan untuk makanan, transportasi, kopi, belanja harian, hiburan, atau kebutuhan lainnya," jelas dia.
Dengan mengevaluasi histori transaksi secara berkala, pengguna dapat mengetahui pos pengeluaran yang perlu dikurangi atau dikendalikan.
Mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari
Saat ini, QRIS telah diterima di berbagai jenis merchant. Pengguna dapat memanfaatkannya di pusat perbelanjaan, restoran, kedai kopi, toko ritel modern, pelaku UMKM, hingga layanan parkir.
Semakin luasnya penggunaan QRIS membuat masyarakat lebih mudah melakukan berbagai transaksi harian tanpa harus selalu membawa uang tunai.
"Pengguna tidak perlu bergantung pada uang tunai untuk transaksi kecil, tetapi tetap bisa melakukan pembayaran dengan lebih praktis melalui aplikasi OVO," tambahnya.
Manfaatkan promo dan OVO Points
Selain menawarkan kemudahan bertransaksi, QRIS OVO juga memberikan berbagai promo dan OVO Points sesuai syarat serta ketentuan yang berlaku.
OVO Points yang terkumpul dapat digunakan kembali untuk pembayaran berikutnya, sementara promo dapat membantu mengurangi biaya transaksi apabila dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
"Dengan begitu, pengguna tetap dapat menikmati kemudahan pembayaran digital sekaligus memanfaatkan benefit yang tersedia dengan lebih bijak," tegasnya.
Agar manfaat yang diperoleh semakin optimal, pengguna disarankan memperhatikan periode promo, syarat yang berlaku, serta merchant yang ikut berpartisipasi.
Pembayaran digital dapat mendukung pengelolaan keuangan
Seiring berkembangnya ekosistem pembayaran digital, kebiasaan menjadi smart spender tidak berarti mengurangi transaksi nontunai. Yang lebih penting adalah memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mengelola keuangan secara disiplin.
Mulai dari mencatat pengeluaran, mengevaluasi pola belanja, hingga memanfaatkan promo secara tepat, pembayaran digital dapat membantu pengguna mengatur keuangan sehari-hari dengan lebih bijak.
"Menjadi smart spender di era cashless bukan berarti menghindari transaksi digital," kata dia.
"Sebaliknya, pengguna dapat memanfaatkan layanan seperti QRIS OVO untuk bertransaksi dengan lebih praktis, mencatat pengeluaran secara otomatis, memanfaatkan promo dengan bijak, serta mengevaluasi kebiasaan belanja harian," tegasnya.



